-FRIESKA ANASTASIA LAKSANI-
Jumat, 06 Februari 2015
Rabu, 04 Februari 2015
Daftar lagu setlist Dareka no Tame ni
Lagu setlist Dareka no Tame ni (Team J) :
- Overture – ( Overture ini dipakai di semua pertunjukan/konser 48 Group.)
- Tsukimisou
- Warning – (Lagu ini berasal dari lagu “Nu-Music” yang pernah dibawakan hy4_4yh, grup yang juga diproduseri oleh Masaru Ezaki.
- Tanjoubi no Yoru – (Sebelum dirilisnya “Namida Surprise!”, lagu ini diputar sebagai lagu latar perayaan ulang tahun anggota di Teater AKB48.
- Bird
- Nage Kiss de Uchi Otose! (Lagu penutup acara anak-anak Fight Tension Depart di TV Tokyo.)
- Shinkirou
- “Rider” – (Lagu ini ditulis untuk mengenang penggemar setia AKB48, Hirofumi Fukuhara, alias “Rider” yang meninggal dunia setelah jatuh sakit di Teater AKB48, 16 Juni 2006. Ia adalah penonton setia pertunjukan teater AKB48 sejak hari ke-10 grup ini mulai berpentas.)
- Seifuku ga Jama o Suru
- Natsu ga Icchatta
- Koike
- Tsuki no Katachi
- Dareka no Tame ni: What can I do for someone? – (Lagu tema proyek amal “Dareka no Tame ni”.)
—–Encore—–
- Team A Medley
- Aitakatta
- Dear my teacher
- Sakura no Hanabiratachi
- Skirt, Hirari
- JKT48
- Namida Uri no Shoujo
Sepeda Untuk Shania
Aku berjalan menuju sekolahku. Pagi itu masih segar udaranya. Beberapa teman melewatiku
dengan sepedanya. Aku percepat langkahku. Setelah melewati sebuah supermarket berlabel
Tujuh11, aku bertemu dengan seorang wanita memakai seragam yang sama dengan sekolahku.
Rambutnya panjang, wajahnya manis
“Shania.” Sapaku pada wanita itu.
“Hei…” Balas Shania.
“Shan, udah ngerjain PR matematika?” Tanyaku.
“Baru selesai 13 nomer, abisnya susah.”
“Iya sih, MATEMATIKA, Makin Tekun Makin Tidak Karuan ya, Shan.”
“Hahaha lucu banget sih kamu.” Ucap Shania.
“Emanganya Badut, lucu.” Balasku.
Aku dan Shania berjalan bersama. Kini aku dan Shania memasuki gerbang sekolah. Aku
menghampiri teman-temanku dikantin dan Shania menghampiri temannya di lorong sekolah. Bel
sekolah berbunyi. Aku segera kekelasku yang dilantai dua.
Mentari sinari ruang kelas, hawa tepat tuk terbuai lamunan. Melihat Shania yang duduk di
depanku, membuat rasa ingin memanggil namanya. Ibu guru menyebut absen murid kelas.
“Shania Junianatha?” Panggil ibu Guru. Aku dan Shania mengangkat tangan bersamaan.
“Aa.. A, a, azzeeekkk. Yang dipanggil satu, yang nyaut, duaaaa.” Ledek Ochi.
“Sudah, sudah.” Bu Guru menenangkan.
“Eh, Shan, maaf yah.” Ucapku.
“Iyaa, gapapa kok.” Balas Shania sambil tersenyum.
Pelajaran dimulai, Shania masih sesekali menoleh kebelakang dan senyum padaku. Dan Ochi
pun juga meledek.
Bel istirahan berbunyi. Aku keluar dari mejaku, begitu juga Shania. Saat aku berjalan, aku
sempat menabrak ia yang didepanku. Ia membalikkan badannya dan tersenyum. Ah, kenapa harus
tersenyum padaku? Membuat aku ingin mimisan saja melihat senyumnya yang manis.
Kantin siang itu cukup ramai. Aku duduk bersama teman-temanku didekat tembok. Shania
duduk dengan Ochi di tengah. Dari tempat dudukku, masih bisa terdengar suara Ochi dan Shania.
“Ochi makan Mie, Shania makan ayam, jadi Mie-Ayam.” Ucap Ochi.
“Terus, Chi?” Tanya Shania
“Jadi kita samaan. Toss!” Ochi menepuk tangan Shania.
“Dasar singit, Ochi.. Ochi..” Ucap Shania.
“Emang layangan koang, singit.” Balas Ochi.
Saat Shania sedang mengambil kecap, Ochi mencolek Shania.
“Shan, mau liat orang gila gak?” Tanya Ochi.
“Siapa?”
“Tuh.” Ochi menunjuk kearahku.
Shania melambaikan tangan ke arahku. Senang bukan main pastinya diriku. Shania
melanjutkan senyumnya, ia kemudian menunjuk tangannya ke arah gelasku. Ah, pantas saja Ochi
bilang aku orang gila, ternyata aku memasukkan saos ke gelas es jerukku. Shania dan Ochi masih
mentertawaiku.
Setelah jam pelajaran terakhir, aku dan murid-murid sekolah berkerumunan keluar sekolah.
Saat aku sedang berjalan, dari belakang, temanku menepuk pundakku.
“Sepedanya udah ada tuh.” Ucap temanku.
“Mana?” Tanyaku.
“Dibelakang sekolah, kok tumben sih pengen naik sepeda?”
“Gapapa, biar ada kenangannya aja.”
Aku dan temanku ke halaman sekolah untuk mengambil sepedanya. Aku cek rantai dan rem
sepeda itu. Setelah kuperiksa aman, aku bawa sepeda itu.
Ku kayuh sepeda itu. Rasanya cukup nyaman. Di ujung jalan kulihat ada Shania.
“Shan..” Panggilku.
“Eh, itu sepeda siapa?”
“Bareng yuk, mau gak?”
“Hem , tapi…”
“Tapi kan Shania kalo jalan kaki capek, yuk.” Ajakku.
Shania duduk dibelakang dengan posisi miring. Ia memangku tasnya. Aku terus mengayuh
sepedaku.
Sampai sudah dirumah Shania.
“Makasih yah.” Ucap Shania sambil tersenyum.
“Iya sama-sama, eh, Shan.”
“Ya?”
“Kalo besok pagi, bareng lagi kesekolah, terus pulangnya temenin ke toko buku mau gak?
Tanyaku.
“Hem… Mau sih. Besok pagi ketemu dimana?”
“Didepan rumahmu, gimana?”
“Oke, sampai besok yah.”
Aku hanya membalas senyum manis Shania dan pergi dari rumahnya. Shania masuk ke dalam
pagar dan melambaikan tangannya padaku.
*
Pagi itu masih terasa sejuk. Aku sudah tiba didepan rumah Shania. Ia sudah berdiri sambil
memakai cardigans berwarna biru. Ia tersenyum dan langsung duduk di bagian belakang sepeda.
Perjalanan sepeda pagi cukup menarik, mulai membahas PR Bahasa Indonesia.
“Shan, udah ngerjain PR bikin cerpen?” Tanyaku.
“Udah dong, judulnya Sepeda Untuk Berdua, kamu?” Tanya Shania.
“Udah, judulnya Hari Pertama.” Jawabku.
“Hihihi.” Shania tertawa lucu.
“Kok ketawa?”
“Iya, kalo cerpen kita berdua digabung, Hari Pertama Sepeda Untuk Berdua, itukan kemarin.”
Aku merasa sangat senang saat Shania bicara seperti itu. Semua terasa sangat indah, seolah
dunia hanya milik berdua, sampai akhirnya….
“Azzeeekkk… Sepedaan berdua.” Ochi datang dari belakang naik ojek motor.
“Duh, Ochi.” Ucapku pelan.
“Apa lu? Duh aduh, emangnya Ochi kenapa?” Tanya Ochi.
“Kayak yang malem Jumat, masa tiba-tiba nongol.” Jawab Shania.
“Ciee, Ochi naik ojek motor, kalo Shania naik ojek cinta, dadaaahh.” Balas Ochi.
Ochi dan ojeknya langsung melaju cepat setelah meledek aku dan Shania.
Kini gerbang sekolah telah terlihat, Shania turun dari sepeda dan masuk duluan. Aku menaru
sepdeda dan merantai dan gembok dekat pagar halaman sekolah.
*
Pulang sekolah ditandai dengan bel. Shania menungguku di depan sekolah. Aku mengeluarkan
sepda dan kami naiki sepeda itu berdua.
Aku dan Shania menuju toko buku dekat komplek rumah kami.
Sesampainya, aku langsung menuju rak buku mancanegara, dan mengambil buku berjudul
Australia. Setelah kubaca beberapa halaman, aku kembali menghampiri Shania.
“Beli buku nggak, Shan?” Tanyaku.
“Enggak, liat majalah aja, kamu?”
“Tadi Cuma mau baca buku doang bentar, eh makan yuk.”
“Dimana?”
“Udah ntar pasti suka.”
Di sebrang toko buku itu ada sebuah cafe kecil. Di cafe itu tertuliskan “Warung Pemadam
Kelaparan”. Aku dan Shania duduk di depan dekat jalanan. Angin sore mulai terasa.
“Mau makan apa, Shan?” Tanyaku
“Hem disini yang spesial apa?”
“Kalo yang spesial disini, tumis kaktus, kucing saus tiram, tapi kalo yang spesial dihatiku ya kamu.”
“Gombal.” Balas Shania sambil tertawa.
“Gombal mah yang dipinggir jalan.” Balasku.
*
Sore mulai menyapa, aku dan Shania masih bersepeda. Saat bersepeda menuju jalan pulang,
ada sebuah turunan yang curam di depanku.
“Shan, berani gak?” Tanyaku.
“Turunan doang? Berani lah.”
“Tapi gak pake rem.”
“Terus berentinya gimana?”
“Detak jantung kita yang berentiin.”
“Mati iyadeh.”
“Berani gak, Shan?”
“Siapa takut.” Balas Shania sambil memelukku.
Aku hanya mendorong sedikit sepedaku dan sepeda melaju kencang, kurasa angin
menghembus kemejaku. Pelukan Shania dari belakang makin erat. Aku merasakannya. Kami berdua
berteriak.
Saat sampai diujung turunan, aku menekan rem. Aku dan Shania masih mengatur nafas karena
sepeda kami terlalu kencang tadi. Shania turun dari belakang sepeda dan berdiri di sebelahku.
“Hah, gila, tegang banget yah.” Ucap Shania.
“Iya, Shan.” Balasku.
“Itu hidungnya kenapa?”
“Ha?” Aku memegang hidungku dan ada cairan berwarna merah.
“Ih, kok mimsan, nih tissue.” Shania memberikan tissue padaku.
“Yah, mimisan deh.” Jawabku sambil mengelap darah dihidung.
“Iya, kok bisa deh?”
“Abisnya, tadi Shania meluknya kenceng banget.”
“Terus?”
“Terus, akunya seneng banget.”
“Ih… Bodoh deh.” Balas Shania sambil mencubiti aku.
Kami berdua jalan bersama sambil menenteng sepeda dan bergandengan tangan sore itu.
*
Suasana kelas kosong pagi itu cukup ramai. Aku di depan pintu kelas bersama teman-temanku,
Ochi yang sedang duduk sendiri dikursinya, dihampiri Shania.
“Ochi, mau curhat dong.” Minta Shania.
“Azeeekk, pasti curhatin pria ojek cinta itu kan?”
“Apaan sih, eh tapi ya, kemarin tuh seru banget gue sama dia, makan bareng, pulang bareng.”
“Cie Shania jatuh cinta.” Ledek Ochi.
“Ah, mungkin bagi dirinya hanya teman sekelas saja, yang jalan pulangnya searah.” Lanjut Shania.
“Keberadaannya seperti angin ya? Kayak numpang lewat gitu?”
“Iya, Chi. Kadang selalu bercanda, padahal kita selalu saling bicara.” Lanjut Shania.
“Kenapa gak ngomong aja?” Tawar Ochi.
“Ngomong apa?”
“Ngomong ke dia, tentang perasaannya Shania, daripada nyesel.” Tantang Ochi ke Shania.
“Gak tau deh, Chi. Bingung.” Jawab Shania.
*
Aku menenteng sepedaku, Shania berjalan di sebelahku. Pagar rumah Shania terlihat. Aku
berdiri di depan rumahnya.
“Shan, boleh minta tolong gak?”
“Apa?”
“Sepeda ini besok kamu yang bawa yah kesekolah.”
“Lho, kenapa?”
“Gapapa sih, besok kayaknya aku telat, mau ya?”
“Yaudah deh, mampir gak?” Tawar Shania.
Ini adalah kali pertama Shania menawari aku untuk mampir kerumahnya. Aku mengiyakan
ajakannya.
Aku duduk diteras , Shania keluar dari dalam rumah membawakan sirup berwarna merah dan
makanan kecil.
“Shan, enak yah sore-sore disini, hehe.” Ucapku.
“Enak pemandangannya, apa sama aku?” Tanya Shania.
“Hem.. Pemandangan indah, bisa tambah indah tergantung sama siapa nikmatinnya.”
“Emang kenapa sih sama sepedanya?” Tanya Shania.
“Gapapa, pokoknya besok Shania bawa yah ke sekolah.”
Setelah menghabiskan minum, aku pamit pada Shania untuk pulang. Kebetulan orang tua
Shania sedang tidak dirumah, jadi aku tidak berpamitan pada mereka.
Aku keluar pagar dan masih tersenyum pada Shania.
Saat Shania sedang melihat sepeda itu, ia menemukan sepucuk surat yang terselip di kursi
belakang, di surat itu tertulis, “baca dikelas yah, Shania.”
*
Shania mengayuh sepeda itu sendirian menuju sekolah, tanpa diriku. Sesampainya dikelas, ia
membuka surat itu. Dibacanya surat dengan tulisan tanganku.
Shania, maaf aku gak bisa ngomong langsung.
Sepedanya gimana? Enak kan?
Hem… Maaf, mulai semalam aku pindah ke Australia.
Aku minta maaf banget sama kamu, aku gak bisa ngomong langsung, aku benci perpisahan.
Aku harap kamu bisa ngerti, Shan.
Aku nyaman kalo ada di dekat kamu, berdua sama kamu.
Maafkanlah Shania, ampunilah diriku ini yang tidak menyatakan cinta, aku adalah lelaki yang jahat.
Aku gak kemana-mana kok, cuma beda jarak aja sama kamu, sepeda itu tetep ada buat kamu.
Kalo kamu baca surat ini, kamu pasti udah nyobain rasanya naik sepeda itu tanpa aku.
Aku harap kamu betah naik sepeda itu, sampai… two years later, pas aku balik, buat kamu
Shania meneteskan air mata saat membaca surat itu. Lalu ia menengok ke belakang, tempat
dimana aku biasa duduk di kelas. Ochi yang heran melihat Shania bersedih, langsung segera
menghampiri ke meja Shania.
Shania tidak berkata sedikitpun saat Ochi menghampirinya, Ochi mengambil surat di tangan
Shania, lalu membacanya. Ochi menengok ke meja belakang, lalu tersenyum.
karya : Aditya Rizki Gunanto
Jumat, 28 November 2014
How To Feeble Grind
Naaah, untuk selanjutnya ada trick Feeble Grind. Buat melakukan trick itu, kita harus punya Pegs, Pegs adalah besi yg dipasang deket wheelset depan atau belakang. Feeble bisa dilakukan kalo kita udah bisa bunnyhop transfer atau bisa juga disebut Side Hop. Caranyaa
1. Lakukan Hope Side, deket ledges atau obstacle.
2. Pada saat diatas, usahakan ban depan diatas obstacle, dan ban belkang dengan posisi mengambang.
3. Posisikan pegs harus mengenai obstacle.
4. Badan sedikit dibungkukkan kedepan agar grind bergerak maju.
5. Lakukan side hop ke samping kiri untuk landing.
Naaah, feeble bisa divariasikan kebeberapa trick. Contohnya ada Feeble 180, Feeble Hard 180, Feeble Barspin, atau yang lebih sulit ada Feeble Tailwhip atau Hardwhip. Naaah selamat mencoba dan selamat berlatih! Ini ada sedikit video feeble, (Ledges di selatan kantor kabupaten lama)
1. Lakukan Hope Side, deket ledges atau obstacle.
2. Pada saat diatas, usahakan ban depan diatas obstacle, dan ban belkang dengan posisi mengambang.
3. Posisikan pegs harus mengenai obstacle.
4. Badan sedikit dibungkukkan kedepan agar grind bergerak maju.
5. Lakukan side hop ke samping kiri untuk landing.
Naaah, feeble bisa divariasikan kebeberapa trick. Contohnya ada Feeble 180, Feeble Hard 180, Feeble Barspin, atau yang lebih sulit ada Feeble Tailwhip atau Hardwhip. Naaah selamat mencoba dan selamat berlatih! Ini ada sedikit video feeble, (Ledges di selatan kantor kabupaten lama)
Basics trick
Hello again broo! Mau cerita sama kasih tips sebelumnya buat kamu yang kepengen main bmx. Main bmx sebenarnya sih gampang gampang aja, tinggal kita tau caranya aja sama kekuatan tangan sama kaki yg dibutuhin, so latih terus kekuatan otot tangan sama kaki :D
Nah, berikut adalah beberapa basic trick buat main bmx
1. Bunny Hop. Bunny Hop adalah trick basic se-basic basic nya buat main bmx street. Caranya sih mudah, pertama kayuh pedal (jangan kenceng kenceng dulu) lalu angkat Handlebars/stang, lalu usahakan kaki ikut ngangkat sepeda. Lakukan ini sama latihan buat ngelompatin sesuatu.
2. 180. 180 adalah trick dengan memadukan antara bunny hop, lalu memutar sepeda sebanyak 180 derajat. Jika sudah menguasai 180, lanjutkan dengan belajar fakie, yaitu berjalan mundur. Jika 180 dan fakie sudah dikuasai, lalu mulai belajar Half Cab. Halfcab sama dengan 180, tetapi dilakukan untuk mengembalikan lagi posisi sepeda menjadi posisi semula.
Cukup untuk hari ini basic dari saya. Don't forget to stay watch my Youtube channel, and don't forget to subscribe too. See u guys! :*
Nah, berikut adalah beberapa basic trick buat main bmx
1. Bunny Hop. Bunny Hop adalah trick basic se-basic basic nya buat main bmx street. Caranya sih mudah, pertama kayuh pedal (jangan kenceng kenceng dulu) lalu angkat Handlebars/stang, lalu usahakan kaki ikut ngangkat sepeda. Lakukan ini sama latihan buat ngelompatin sesuatu.
2. 180. 180 adalah trick dengan memadukan antara bunny hop, lalu memutar sepeda sebanyak 180 derajat. Jika sudah menguasai 180, lanjutkan dengan belajar fakie, yaitu berjalan mundur. Jika 180 dan fakie sudah dikuasai, lalu mulai belajar Half Cab. Halfcab sama dengan 180, tetapi dilakukan untuk mengembalikan lagi posisi sepeda menjadi posisi semula.
Cukup untuk hari ini basic dari saya. Don't forget to stay watch my Youtube channel, and don't forget to subscribe too. See u guys! :*
Selasa, 11 November 2014
SUMBER DAYA HEWANI DAN NABATI KHAS BOYOLALI
Okee, ketemu lagi yowh! Kali ini saya mau cerita tentang beberapa sumber daya hewani dan nabati, serta juga beberapa kuliner yang ada khas dari kota kelahiranku, Boyolaliiiiihhhhhh. Check this out!
Di Boyolali ada beberapa sumber daya hewani, ada ikan lele, sapi, bebek, beberapa budidaya ikan, sapi di Boyolali ada sapi potong, sapi perah. Kalau yang dari sumber daya nabati, di boyolali juga banyak sekali jenis ragamnya ada singkong (orang disini biasa menyebutnya pohong), ada juga pepaya, kangkung yang juga sudah dibudidayakan di daerah tlatar, adas yang biasa dibuat untuk pecel kalo pengen lebih tau macam sayuran di Boyolali, lansung aja visit ke sini, nanti pergi ke Selo disana ada loh agrowisata, sekalian nanti juga ada cara memerah susu, memanen sayuran dan masih banyak lagi. hehehehee.
Lanjut yuk, pasti pada nungguin kan kuliner dari Boyolali? okee diboyolali ada bermacam kuliner yang bisa kalian temui disini. Ada Soto (Soto yang terkenal banyak kok disini, dan rasanya juga jangan ditanyaa) ada juga Sego Tumpang (makanan yang dicampur dengan sayur sayuran dan ditambah potongan bakwan/gendar lalu ditaburi dengan saus kacang yang muantaaabb) ada juga sate kere (sate sapi bisa pilih jeroan atau kulit terserah selera masing masing. Biasanya terkenal di daerah Ampel, tetapi untuk yang daerah kota ada di depan fotocopy an sriwi*aya)
cek berikut foto fotonyaa
Ini foto singkong, lagi panen deh kayanya awkawkawk
Nih yang laper langsung beli ajaa pecel bakmi, 7000 perut serasa mau meledak kekenyangan awkawk
ini dibudidayakan loh di Boyolali, sampai ada desa yang disebut Kampung Lele :D
Ini pepaya yang udah matang, mantap yah kayanya. tp aku gak suka sama pepaya jadi monggo kalo mau dimakan :p
Ini singkong, yang biasa dibuat krupuk atau hidangan lainnya. Bisa juga kok buat diet :p
Ini kangkung, sehat enak mantab murah meriah lagi :D
Ini hidangan yang paling saya suka, namanya Gendar Pecel. 5000 udah kenyang deh pasti
Ini sate kere, tp bukan kere lohya :D disebut sate kere karena dulu ini cuma dimakan buat orang orang yang gak mampu, *kata ibuku :p
Ini namanya Soto, Soto mbok gi*em tepatnya. Nikmatnyaaaaa bukan main brooooo, makanan legendaris Boyolali broooo
Ini sapi, ndut ndut emesh yaa :p
okeee sekian dariku, tunggu post selanutnya yaaahh
Di Boyolali ada beberapa sumber daya hewani, ada ikan lele, sapi, bebek, beberapa budidaya ikan, sapi di Boyolali ada sapi potong, sapi perah. Kalau yang dari sumber daya nabati, di boyolali juga banyak sekali jenis ragamnya ada singkong (orang disini biasa menyebutnya pohong), ada juga pepaya, kangkung yang juga sudah dibudidayakan di daerah tlatar, adas yang biasa dibuat untuk pecel kalo pengen lebih tau macam sayuran di Boyolali, lansung aja visit ke sini, nanti pergi ke Selo disana ada loh agrowisata, sekalian nanti juga ada cara memerah susu, memanen sayuran dan masih banyak lagi. hehehehee.
Lanjut yuk, pasti pada nungguin kan kuliner dari Boyolali? okee diboyolali ada bermacam kuliner yang bisa kalian temui disini. Ada Soto (Soto yang terkenal banyak kok disini, dan rasanya juga jangan ditanyaa) ada juga Sego Tumpang (makanan yang dicampur dengan sayur sayuran dan ditambah potongan bakwan/gendar lalu ditaburi dengan saus kacang yang muantaaabb) ada juga sate kere (sate sapi bisa pilih jeroan atau kulit terserah selera masing masing. Biasanya terkenal di daerah Ampel, tetapi untuk yang daerah kota ada di depan fotocopy an sriwi*aya)
cek berikut foto fotonyaa
Ini foto singkong, lagi panen deh kayanya awkawkawk
Nih yang laper langsung beli ajaa pecel bakmi, 7000 perut serasa mau meledak kekenyangan awkawk
ini dibudidayakan loh di Boyolali, sampai ada desa yang disebut Kampung Lele :D
Ini pepaya yang udah matang, mantap yah kayanya. tp aku gak suka sama pepaya jadi monggo kalo mau dimakan :p
Ini singkong, yang biasa dibuat krupuk atau hidangan lainnya. Bisa juga kok buat diet :p
Ini kangkung, sehat enak mantab murah meriah lagi :D
Ini hidangan yang paling saya suka, namanya Gendar Pecel. 5000 udah kenyang deh pasti
Ini sate kere, tp bukan kere lohya :D disebut sate kere karena dulu ini cuma dimakan buat orang orang yang gak mampu, *kata ibuku :p
Ini namanya Soto, Soto mbok gi*em tepatnya. Nikmatnyaaaaa bukan main brooooo, makanan legendaris Boyolali broooo
Ini sapi, ndut ndut emesh yaa :p
okeee sekian dariku, tunggu post selanutnya yaaahh
Selasa, 04 November 2014
halooo lagi semuanya. Kali ini mau cerita soal kuliner di Boyolali... Oke langsung saja tanpa basa basi ;)
Boyolali punya banyak loh kuliner nabati ataupun hewani. Buat yg nabati seperti ada Pepaya, Kangkung, Sawi. kalo yg hewani disini banyak sapi loh ^^ makannya kalo Boyolali disebut juga kota susu soalnya juga punya pabrik susu terbesar se-Indonesia. Boyolali juga punya wisata kuliner dooong, ada mulai dari kuliner kuah, kuliner vegetarian, kuliner daging, kuliner minuman atau yang seger seger :p disini ada soto yg terkenal, soto Mbok Giyem buat yg mau cari kuliner kuliner kuah, disini juga ada sambel tumpang suprih atau orang juga biasa kenal sama tumpang KUD. buat yg mau cari susu segar, disini banyak banget orang yg jualan susu segar kok mulai pagi sampai dini hari tetep masih ada. Kalo yg mau seger seger es juga ada kok ada es campur juga :p
pictnya nyusul yaa soalnya belum sempet kulineran, maklum lagi kanker heheheheh sekian dulu yaa. Oiya kalo ada yg mau ikut fanbase JKT48 di boyolali juga ada kok, kita juga lagi ngadain project #KotaSusuRoadTo3rdAnniversaryConcertJKT48 yang artinya kita dari fans JKT48 boyolali mau ada trip ke konser 3rd anniv nya JKT48!! So, tunggu besuk Desember yaaaa~
-salam-
Boyolali punya banyak loh kuliner nabati ataupun hewani. Buat yg nabati seperti ada Pepaya, Kangkung, Sawi. kalo yg hewani disini banyak sapi loh ^^ makannya kalo Boyolali disebut juga kota susu soalnya juga punya pabrik susu terbesar se-Indonesia. Boyolali juga punya wisata kuliner dooong, ada mulai dari kuliner kuah, kuliner vegetarian, kuliner daging, kuliner minuman atau yang seger seger :p disini ada soto yg terkenal, soto Mbok Giyem buat yg mau cari kuliner kuliner kuah, disini juga ada sambel tumpang suprih atau orang juga biasa kenal sama tumpang KUD. buat yg mau cari susu segar, disini banyak banget orang yg jualan susu segar kok mulai pagi sampai dini hari tetep masih ada. Kalo yg mau seger seger es juga ada kok ada es campur juga :p
pictnya nyusul yaa soalnya belum sempet kulineran, maklum lagi kanker heheheheh sekian dulu yaa. Oiya kalo ada yg mau ikut fanbase JKT48 di boyolali juga ada kok, kita juga lagi ngadain project #KotaSusuRoadTo3rdAnniversaryConcertJKT48 yang artinya kita dari fans JKT48 boyolali mau ada trip ke konser 3rd anniv nya JKT48!! So, tunggu besuk Desember yaaaa~
-salam-
Langganan:
Postingan (Atom)




.jpg)













.jpg)




